Kriteria Usaha Kecil Menengah

Kriteria Usaha Kecil Menengah


Ada beberapa kriteria yang bisa dilihat untuk membedakan jenis usaha kecil menengah atau UKM dengan usaha yang besar. Kriteria tersebut dapat kita kenali dari kedua perbedaan jenis usaha ini sehingga anda juga akan mudah untuk membandingkannya. Meskipun pada dasarnya semua jenis usaha pastinya dimulai dengan penanaman modal yang jumlahnya sangat bervariasi. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas kedua jenis usaha ini dari sisi modalnya.

Meskipun UKM dikenal masyarakat sebagai usaha kecil namun jenis usaha yang satu ini sudah termasuk dalam jenis usaha di negara kita. Oleh karena itu juga adapun beberapa kriteria yang harus terdapat dalam jenis UKM yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara. Salah satu kriterianya adalah memiliki kekayaan bersih maksimal 200 juta rupiah namun tidak termasuk dengan tempat usaha yang digunakannya.

Dengan melihat kriteria UKM dari sisi modal di atas tentunya anda juga sudah bisa mengetahui perbedaan UKM ini dengan usaha besar lainnya. Jika UKM hanya memiliki modal maksimal 200 juta saja tentunya perusahaan besar akan memiliki modal di atas angka tersebut. Oleh karena itu juga pada umumnya jenis UKM terlihat lebih sederhana dibanding usaha besar. Namun meskipun terbilang sederhana usaha ini tetap bisa berpotensi menghasilkan omset yang besar jika mendapat pengelolaan yang baik.

Selain modal, tentu saja masih ada lagi kriteria lainnya dalam sebuah usaha kecil menengah atau UKM yang perlu anda perhatikan. Kriteria tersebut diantaranya adalah dimiliki oleh penduduk asli atau WNI, merupakan perusahaan yang berdiri sendiri ( bukan cabang perusahaan lain), dan tidak berbadan hukum. Dengan adanya berbagai jenis UKM yang terdapat di negara ini tentu saja tetap memberikan manfaat yang baik untuk perkembangan ekonomi negara.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk " Kriteria Usaha Kecil Menengah"

Post a Comment